Language : English - Indonesia

Home

Products
Peta lokasi
Customer kami
Contact us
 
Hotline :
08129818054
021 29087191
 
 
 
 
 
 
Ingin kerjasama/jadi distributor? Dapatkan harga reseller yang menarik, hubungi kami di
08129818054
 
 
Engine Delay Stop Control (EDSC)
  

Apakah Anda mengalami kerusakan turbocharger atau engine baru-baru ini?apakah menurut Anda, kerusakan tersebut disebabkan hanya karena material defect/kelemahan material atau oleh sebab lain? atau apakah Anda merasa kerusakan tersebut terlalu dini dan mengakibatkan downtime yang cukup lama serta biaya perbaikan yang besar?

Benar, selain material defect yang mungkin terjadi, namun kemungkinan terbesar yang menyebabkan kerusakan premature pada turbocharger, yang kemudian merambat ke engine, lebih disebabkan oleh operator habit, dimana mereke mempunyai keyakinan, bahwa setiap hendak mematikan engine setelah operasi, RPM atau kecepatan engine harus dinaikkan untuk men-charge battery agar kuat digunakan untuk start keesokan harinya. Caranya dengan menggas engine tinggi-tinggi, lalu mematikannya tiba-tiba.

Dari hasil penelitian, karakter mematikan engine seperti ini hanya akan menaikkan kecepatan putaran turbocharger lalu mematikan pasokan pelumasannya dengan tiba-tiba hingga turbo berputar tanpa pelumasan yang cukup. Hal ini disebabkan karena suplai pelumasan turbo mengandalkan sistem pelumasan engine, yang digerakkan oleh tenaga crankshaft. bila engine dimatikan dengan tiba-tiba, maka pasokan pelumasan juga akan berhenti dengan tiba-tiba, meninggalkan turbo yang masih berputar cepat.

 

 

Kondisi seperti ini yang terjadi berulang-ulang menyebabkan shaft dari turbo aus dan putarannya menjadi tidak balance lagi, dan saat turbo berputar sangat cepat, goyangan tersebut menyebabkan sudu-sudu turbo membentur housingnya, sehingga pecah. Pecahan yang berupa serpihan logam akan terbawa masuk ke ruang bakar dan menyebabkan kerusakan susulan pada engine yang parah.

memperkenalkan EDSC, Engine Delay Stop Control, suatu alat elektro-mekanik yang dipasangkan pada sistem kelistrikan unit Anda, yang akan bertindak sebagai pengatur sistem shutdown engine. dengan alat ini, walaupun operator tetap melakukan kebiasaannya yang kurang tepat tadi, alat akan melindungi sistem. Saat operator mematikan dengan mencabut kunci kontak, engine akan tetap hidup selama 30 detik untuk memastikan turbo mengalami deselerasi/perlambatan yang cukup sebelum sistem pelumasan dimatikan.

Dengan EDSC, turbocharger dan engine Anda mendapat perlindungan extra dari kesalahan pengoperasian, dan asset Anda akan tetap produktif dan downtime dapat diminimalisasikan.

EDSC tersedia untuk engine type konvensional/manual dan type electronic control. Apapun type engine yang Anda gunakan, EDSC melindungi setiap saat.

Alat ini juga dilengkapi dengan fasilitas Idling autoshutdown dimana bila engine running secara low idle dalam waktu lebih dari 3 menit, engine akan dishutdown secara otomatis untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan perlindungan internal engine.

Download brosur

Hit Counter